Showing posts with label Experience. Show all posts
Showing posts with label Experience. Show all posts

29 October 2009

Next Step: Echocardiography

Setelah 1 Tahun di bagian Angiologie, akhirnya saya melangkah ke Tahap berikutnya ke bagian Echocardiography. Hal baru lagi untuk dipelajari. Walaupun keduanya sama-sama menggunakan alat Ultrasound / Ultrasonography (USG), tetapi teknik penerapan dalam pemeriksaannya ternyata cukup berbeda. Cara-cara penilaian dan pengukurannya pun berbeda. Tetapi beruntung saya telah cukup terlatih dengan alat USG ini sehingga dalam 3 minggu (setelah berkutat dengan buku, website dan semua informasi tentang Echocardiography, dan yang terpenting latihan praktek) akhirnya sudah mulai lancar dalam pemeriksaan walaupun belum menguasai 100%. Pemeriksaan dengan USG ini ternyata memang tidak bisa hanya dipelajari dengan menghapal buku, atau melihat saja, tapi harus mempraktekannya sendiri, baru bisa melakukannya.
Bagian Echocardiography ini sangatlah menarik, dimana kita bisa melihat jantung dengan bantuan suara ultrasonic. Kita bisa menilai mulai dari anatomynya, melihat apakah ada kelainan pada dinding otot jantung atau katup jantung, melihat kebocoran pada katup jantung atau septum (dinding pemisah antara ruang jantung), menilai penyempitan katup jantung, menilai fungsi pompa jantung, melihat pengumpulan cairan di selaput jantung, sampai menilai tekanan dari pembuluh darah yang menuju paru-paru dari jantung.
Untuk yang sedang mempelajari tentang dasar dari Echocardiography ini bisa membuka website pembimbing saya disini sekaligus pimpinan lab Echocardiography (Dr. med. Derliz Mereles) di www.echobasics.de. Untuk yang tidak mengerti bahasa Jerman bisa memilih bahasa Inggris atau Spanyol.
Masih banyak yang perlu saya pelajari dari bagian ini. Setelah Trans Thoracal Echocardiography, selanjutnya perlu juga mempelajari Trans Esophageal Echocardiography yang lebih invasif dan lebih sulit. Dan dengan seiring majunya teknologi, maka pemeriksaan Echocardiography ini tidak akan berhenti disini. Sekarang sudah mulai populer Echocardiography 4D. Mungkin suatu saat nanti Jantung akan diproyeksikan secara Holographic yang memungkinkan melihat struktur jantung selapis demi selapis secara jelas dan mendetail.

"Manusia memang harus terus menerus belajar dan belajar terus menerus..."

15 September 2009

Setahun Bekerja

Tanggal 15 September 1 tahun yang silam, saya mulai bekerja di Rumah Sakit Universitas Heidelberg. Waktu memang tidak terasa, begitu cepat berlalu. Saya masih ingat, ketika itu saya datang dengan bahasa Jerman yang masih pas-pasan ke rumah sakit ini. Hari itu pun saya mulai diperkenalkan kepada rekan-rekan dokter di bagian Angiologie. Saya pun masih meminjam jas dokter kepala bagian Angiologie dan mulai dengan mengamati para dokter disana melakukan pemeriksaan. Dan sekarang saya sudah cukup lancar dalam berkomunikasi dengan pasien, walaupun masih belum sempurna. Saya pun sudah dapat melakukan hampir semua pemeriksaan di bagian Angiologie, dan sekarang saya pun sudah bisa membuat surat hasil pemeriksaan sendiri, walaupun kadang masih ada kesalahan kecil dalam tata bahasa. Dan yang paling mengesankan pada hari ini, tepat setelah 1 tahun saya bekerja di bagian Angiologie, saya secara kebetulan menjadi dokter utama yang "stand by" di klinik Angiologie. Sebetulnya hal ini hanya kebetulan saja, karena sedang ada kongres besar tentang jantung dan pembuluh darah di kota lain, sehingga dokter-dokter senior lainnya cuti karena menghadiri kongres tersebut. Tetapi saya merasa cukup bangga ternyata saya bisa dipercaya oleh rumah sakit dan dokter-dokter senior untuk bekerja sendiri, walaupun sebenarnya saya masih bisa berkonsultasi dengan seorang profesor yang sedang bertugas sebagai dokter kepala di bagian Angiologie saat itu.
Ternyata kerja keras saya bisa membuahkan hasil dan kebanggaan tersendiri. Kuncinya sebenarnya hanyalah bekerjalah sebaik-baiknya, dan menganggap setiap pasien yang saya tangani adalah pasien yang penting, yang bila saya tidak melakukan pekerjaan saya dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya dapat malah mencelakakan pasien. Bila kita melakukan tugas kita dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya maka niscaya kita akan mendapatkan balasan yang setimpal.

"Walau apa pun yang kita lakukan, jika dibuat dengan sabar, akhirnya akan membuahkan hasil jua"