Showing posts with label Tips n Trick. Show all posts
Showing posts with label Tips n Trick. Show all posts

13 January 2012

DIY Power Cord

Kali ini saya mencoba membuat Power Cord untuk mengganti kabel listrik di ampli Dynavox saya.
Resepnya saya dapatkan dari posting salah satu pakar audio akustik (Pak Atok Purnomo) di milis yang saya ikuti.

bahan yang saya pakai:
kabel listrik serabut 5x2,5mm2 2,5meter
PTFE Tape 12mm (Marley)
Sarung kabel (Viablue)
Alumunium Tape 3M
Selang bakar
Schuko & IEC Plug (Supra LoRad)
Ferrit Filter (TDK)
Cara membuatnya juga gampang sekali:
  1. kabel dikelupas, diambil isinya 3 utas.
  2. tiap utas dilapis PTFE Tape 2x.
  3. 3 utas kabel yang sudah dilapis disatukan lalu dililit lagi dengan PTFE Tape 2x.
  4. lalu kabel yang sudah dililit PTFE dibungkus dengan alumunium tape 1x.
  5. pasang selongsong kabel, lalu ujungnya dirapikan dan dibungkus dengan selang bakar.
  6. pasang Schuko & IEC Plug, perhatikan Line, Netral & Groundnya biar seragam antara schuko & IEC.
  7. pasang ferrit filter di tiap ujung kabel dekat dengan plug.
  8. kabel siap dipakai dan dinikmati. (Perhatikan juga hot line dari PLN agar sesuai dengan Line di schuko)

08 January 2012

Dynavox VR-70e II Upgrade

Seperti yang saya tulis di posting saya sebelumnya, saya akan menulis tentang perjalanan meng-upgrade amplifier tabung Dynavox VR-70e II saya. Setelah menemani saya sekitar 2 tahun lamanya ada bagian dari ampli ini yang rusak. Satu dari stecker RCA copot saat saya melepaskan kabel saat pindahan rumah. Tetapi kerusakan ini tidak parah dan bisa saya akali dengan lem besi. Tetapi saya tidak begitu puas dan memutuskan untuk mengganti stecker RCA ini. Tetapi karena bermain dengan ampli tabung bukanlah hal yang aman (Ada listrik ratusan volt yang tersimpan dalam setiap capacitornya), kalau tidak hati2 maka salah-salah nyawa bisa melayang. Karena dari itu saya menulis email kepada rekan DIY Audio saya, pak Paul, mengenai keamanan untuk membuka ampli tabung, selain tentunya mencari informasi di internet. Selain informasi keamanan, saya malah diberi bonus dengan tips-tips tweak ampli tabung ini, bahkan sekaligus dikirimi beberapa kapasitor paper in oil (PIO) buatan rusia dan kabel untuk menguras kapasitor saat membuka ampli.
Setelah membaca-baca artikel tentang tweak ampli Dynavox ini dan berkonsultasi dengan pak Paul maka saya pun memesan beberapa komponen. Setelah komponennya datang maka dimulailah operasi ampli ini. Artikel yang saya pesan pertama antara lain Tabung Telefunken EFC82, Stecker RCA Female (Neutrik), Potentiometer 20Kohm (ALPS), Kapasitor PIO 0,47uF dan 1uF. Selain itu ada kiriman dari pak Paul yaitu Kapasitor PIO 0,5uF, 0,25uF dan 0,1uF.

1. Upgrade pertama dimulai dengan mengganti tabung 6F2 dengan tabung telefunken EFC82.
Suara langsung berubah drastis. Suara lebih open (terutama vokal), staging lebih rapih dan detailnya lebih baik. Hanya saja detail high dan low masih kurang, tetapi mungkin ini akibat speaker yang belum diupgrade saat itu.
Telefunken ECF82
Telefunken ECF82 on Dynavox VR70e II
2. Setelah itu mulailah penggantian stecker RCA, potentiometer dan beberapa kapasiotor dari jenis MKP ke PIO (kapasitor 0,33uF dengan 0,25uF dan 0,47uF dengan 0,5uF).
Suara terasa membaik, terutama separasi dan detail. Pengaturan volume pun menjadi lebih baik.
Stecker RCA lama
Stecker RCA Neutrik
Potensiometer standar

ALPS Potentiometer biru 20Kohm


Standard MKP Caps 0,47uF/400V
PIO MБМ 0,5uF/500V
Standard MKP Caps 0,33uF/250V
PIO MБМ 0,25uF/500V
3. Langkah selanjutnya adalah membypass sebuah capasitor 0,47uF di bagian power supply dengan PIO 1uF. Perubahan terasa di sektor bass walaupun hanya sedikit.
Bypass dengan PIO K75-10 1uF/250V
4. Beberapa kapacitor pun terkena gusuran lagi. kali ini kapasitor 0,1uF. Hasilnya suara vokal terasa lebih detail dari sebelumnya.
Kapasitor metal polyester film Standard 0,1uF
Kapasitor MБМ 0,1uF
Setelah sektor signal suara dibenahi, sektor power supply pun tak luput dari pembenahan. Saya pun memesan beberapa dioda dan kapasitor untuk sektor power supply ini.

5. Dioda untuk High Voltage B+ dan negativ feed diganti dari FR417 dengan Telefunken BYT56M. Lalu kapasitor di bagian power supply pun diganti, 0,47uF Metal polyester film dengan 0,47 MKP Solen, 6,8uF MKP dengan 10uF MKP Solen, 470uF Elko dengan 470uF Elko Kendeil, 6,8uF MKP dengan 6,8uF MKP Solen.
Suara terutama bass menjadi lebih rapi dan tidak kedodoran pada musik yang cepat.
MKP Standard 6,8uF vs MKP Solen 6,8uF
Elko JUNZL 470uF/250V vs Elko Kendeil 470uF/450V
MKP Solen 10uF/630V + Elko Kendeil 470uF/450V
MKP Solen 0,47uF/630V + Bypass PIO K75-10 1uF/250V




MKP Solen 6,8uF/630V in the middle
Telefunken Diode BYT56M
Diode FR107
Diode Telefunken BYT56M
Diode FR107
Diode Telefunken BYT 56M

6. Setelah itu beberapa kapasitor keramik diganti dengan tipe mica silver. Disini perubahan tidak begitu terasa.
Kapasitor Keramik 100pF/2kV
Kapasitor Mica Silver 100pF/500V
7. Batok Trafo dilapisi dengan peredam bitumen (dikenal juga dengan peredam bakar). Suara menjadi lebih bulat dan lebih fokus staging pun jadi lebih rapi.
Bitumen Tape
Batok Trafo setelah dilapisi Peredam

Inilah hasil tweak saya sampai saat ini. Beberapa komponen masih direncanakan untuk diganti, antara lain rectifier akan diganti dengan ultra fast dioda, beberapa kapasitor pun masih akan diganti dengan yang lebih baik. Untuk sekarang akan dinikmati dulu hasil tweak sampai saat ini.
Bila pengantian komponen lainnya sudah selesai, hasilnya akan saya update lagi.

Final Look form Dynavox VR70e II

18 December 2011

Loudspeaker Upgrade

Hari ini saya menyempatkan diri menulis lagi, setelah lama menghilang dari peredaran blogspot.
Tema kali ini adalah mengupgrade speaker. Ceritanya bulan lalu saya bertanya kepada teman saya dari dunia maya, yang saya kenal dari salah satu milis elektronik, yaitu pak Paul. Waktu itu saya mengirimkan layout integrated amps saya (Dynavox VR-70e II) dan bertanya bagaimana cara membongkar ampli tabung yang aman, dan komponen mana yang menghasilkan perubahan signifikan bila diganti. Pada saat itu saya berencana mengganti terminal input RCA karena agak rusak. Tapi dengan kebaikhatian beliau, bukan saja pertanyaan saya dijawab, malah saya pun diberi tips2 lain untuk memperbaiki suara di sound system saya. Salah satunya adalah tips bagaimana membuat suara di Speaker menjadi lebih baik. Dan bahkan saya sampai dikirimi beberapa buah kapasitor untuk bereksperimen. (Thanks a lot Mr. Paul)
Alhasil saya pun mulai mengupgrade Speaker saya. Awalnya saya beranggapan bahwa komponen speaker terpenting adalah drivernya, tetapi anggapan ini ternyata salah, bahkan kabel dan capacitor dari sebuah crossover pun sangat berpengaruh pada suara akhir.
Langkah pertama adalah mengganti capacitor elco visaton 4,7uF ke Wima MKP 4 4,7uF.
Setelah itu saya mengganti perkabelan di dalam Speaker. Mula-mula saya ganti kabel dari crossover ke tweeter dan mid-woofer dengan cabel CAT5 yang dikepang. Kabel dari terminal ke crossover dan dari crossover ke bass-woofer saya ganti dengan kabel speaker transparan standar 2x4mm. Hasilnya suara vocal lebih lepas, tetapi bassnya serasa berlebihan. Akhirnya setelah pesanan terminal speaker tipe banana saya tiba saya ganti lagi kabel dari terminal ke crossover dan dari crossover ke bass-woofer dengan kabel speaker bawaan dari Wharfedale 5.1 Speaker-set. hasilnya bassnya agak jinak. Terakhir saya ganti lagi kabel dari terminal ke crossover dengan kabel speaker yang sekarang saya pakai (Monster cable superflat mini). Saya juga menambahkan banana plug pada kabel speaker saya.
Karena bassnya terasa kurang fokus akhirnya saya tambahkan 4 spikes di setiap speaker. hasilnya bassnya terasa lebih fokus dan bulat.
Setelah pesanan caps saya tiba saya, saya membypass caps Visaton 47uF dengan PIO K75-10 1uF/250V dan caps Wima MKP 4 4,7uF dengan PIO K75-10 0,47uF/250V. hasilnya vokal benar2 lepas dan detail, tetapi trebel masih agak sayup2.
Minggu lalu datang juga akhirnya paket pemberian pak Paul. Bypass PIO K75-10 0,47uF/250V pun diganti dengan PIO МБМ 0,1uF/1000V. Akhirnya trebelnya pun menjadi lepas. Detail suara cymbal atau nyarignya suara trompet pun menjadi terdengar jelas.
Akhirnya dengan perubahan diatas speaker saya menjadi bersuara merdu.
Thanks a lot to Mr. Paul.
Next time saya akan sambung dengan Upgrade Dynavox VR-70e II.



15 April 2011

Buku elektronik

Awal minggu ini pesanan iPad2 saya akhirnya tiba juga. Tujuan utama menggunakan iPad ini sebenarnya karena saya membutuhkan komputer kedua yang bisa saya bawa-bawa. Tetapi saya juga ingin mencoba sesuatu yang baru, lebih portabel dan enak untuk membaca (buku, jurnal, blog, web surfing dan lainnya) selain untuk menulis penelitian saya dan fitur hiburan tentunya. Dan akhirnya diputuskanlah untuk membeli iPad2 ini. Dan sesuai dengan yang diharapkan, iPad ini enak sekali untuk membaca, mulai dari majalah, jurnal dan buku karena ukurannya bisa dikatakan hampir sama dengan ukuran buku tulis pada umum. aplikasi majalahnya banyak yang mempunyai format tersendiri, yang lebih kaya dengan multimedia. Selain bisa membaca artikelnya dengan sapuan jari atau sentuhan pada tab yang tersedia maka keluarlah gambar yang memenuhi layar sehingga bisa terlihat dengan jelas, bahkan video yang memberikan ilustrasi dari topik yang ada di dalam artikel.
Yang lebih menarik lagi adalah fitur ebook atau elektronik book. Apple sendiri menyediakan applikasi ibook yang telah terinstall. Selain itu banyak pula apps2 lain yang serupa tapi tak sama. Contoh lain adalah kindle dari Amazon. Keuntungan dari Kindle adalah bila kita membeli buku dari Amazon Kindle maka kita bisa membacanya di komputer di ipad, smart phone, atau di ebook reader khusus untuk kindle. Dengan eBook di dalam portable device kita maka kita seperti selalu membawa perpustakaan pribadi kita kemanapun kita berada dan membacanya setiap ada kesempatan (dan kemauan tentunya). Sebuah konsep yang luar biasa. ebook yang ditawarkan juga beraneka ragam mulai dari komik, novel fiksi, sampai text book, walaupun pilihan untuk text book saat ini masih cukup terbatas. Selain eBook yang harus dibeli banyak juga buku yang dapat dibaca secara gratis. Program Guttenberg adalah salah satu penyedia ebook gratisan ini. Mereka mempublish ulang buku2 yang telah habis masa hak ciptanya untuk diedarkan sebagai ebook secara gratis.
Belakangan ini trend tablet mulai menjamur, dan tidak semuanya berharga mahal. Banyak juga dipasaran produk tablet keluaran negri bambu dengan harga miring. Ebook reader juga harganya semakin bersaing dan dengan display khusus yang masih tetap terbaca jelas diterik matahari, bisa menjadi pilihan yang menarik untuk yang mau mencoba membawa perpustakaannya kemana-mana.
Mungkin dimasa depan (yang saya rasa tak akan lama lagi) sema buku dan majalah akan diedarkan secara elektronik. Selain mudah dan praktis juga akan menghemat penggunaan kertas yang juga mendukung untuk konservasi lingkungan hidup.

"Membaca membuka cakrawala dunia"




24 January 2011

Belajar gitar... gratis... (kecuali gitar dan teman2nya tentunya)

Gara2 melihat ada alat yang bernama irig, mulailah keinginan bermain gitar listrik timbul kembali. Browsing di youtube, ternyata ada alat lain yang bernama ampkit link dan guitarconnect. Penasaran dengan nama2 aneh itu? irig, ampkit link dan guitarconnect adalah alat tambahan untuk iphone atau ipad supaya bisa menyambungkan gitar listrik ke applikasi amplifier gitar di iphone atau ipad. Applikasinya sendiri sampai saat ini sudah ada 4 macam, tetapi yang bagus ada 2 yaitu Amplitube dari IKmultimedia dan AmpKit dari Agile. Aplikasi tersebut ada yang gratis namun berisi pake standar. Kalau mau amplifier atau efek gitar macam2 bisa ditambah dengan biaya tertentu atau membeli paket yang sudah disediakan oleh pembuat applikasi ini.
Akhirnya dimenangkan jugalah sebuah gitar les paul dari ebay. Walaupun sudah ada bonyok kecil2 disana sini tapi masih berfungsi dengan baik. Sang pemilik sebelumnya pun sudah mengganti pickup bawaan dengan seymour duncan APH1. Berikutnya dapat juga irig dan juga stecker 1/4 inci dari toko musik lokal disini. Karena kabel sudah ada, sisa dulu membuat kabel interconnect, maka dirakitlah sebuah kabel gitar sepanjang 3 meter. Setelah dicoba ternyata tidak mengecewakan. Sinyal gitar memang agak lemah. Volume pickup gitar harus diposisi maksimum untuk mendapatkan sinyal input yang bagus. Tetapi suara yang dihasilkan cukup mendekati amplifier gitar asli. Bagusnya lagi bisa didengarkan lewat earphone sehingga tidak mengganggu tetangga, atau disambungkan ke speaker melalui amplifier atau speaker aktif bila ada yang ingin ikut mendengarkan.
Setelah itu giliran belajar gitarnya. Untuk les sudah tidak ada waktu dan biaya les disini cukup mahal. Jadi belajarlah dari guru2 di youtube. Ternyata banyak juga guru yang baik hati di internet yang memberi pelajaran dari basic sampai tingkat lanjut termasuk juga cara memainkan lagu2 yang populer, semuanya gratis. Dari gerne pop, jazz, blues sampai rock n roll ada semua.
Selain aplikasi di iphone ini untuk pengguna mac bisa juga langsung menyambungkan gitarnya dengan adaptor 1/8 inci, dan mulai bermain dengan garageband. Software ini sudah termasuk dalam setiap mac os baru. Ada pelajaran untuk gitar dan piano juga di software ini. kekurangannya ada delay bila langsung menancapkan kabel gitar (dengan adaptor tentunya) ke mac anda. Saya sendiri belum pernah mencoba dengan usb converter, namun katanya akan lebih bagus. tetapi semuanya kembali lagi pada kekuatan mac anda dan program yang menyala bersamaan saat anda bermain gitar.
Oh ya di applikasi di iphone ini pun ada bagian untuk belajar, dengan memperlambat tempo lagu sehingga bisa diikuti pelan2 buat yang baru belajar.
Seperti kata pepatah "tidak ada kata terlambat untuk belajar."

ini salah satu contoh link guru yang baik hati di youtube...
http://www.youtube.com/user/JustinSandercoeSongs

selamat mencoba...



19 January 2010

Backpacking

Mengisi liburan dapat dilakukan dengan berbagai macam hal, salah satunya adalah bertualang ke tempat yang baru, alias jalan-jalan atau traveling. Banyak macam pilihan yang dapat diambil untuk melakukan kegiatan yang satu ini. Mulai dari ke gunung atau ke pantai, dari bersama-sama teman, keluarga maupun sendirian, dari mengatur segalanya sendiri sehingga murah alias backpacking sampai membeli paket liburan yang mewah ke agen perjalanan. Semuanya ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pada kesempatan ini sesuai dengan judulnya saya ingin membicarakan tentang pengalaman Backpacker saya. Marilah kita telaah satu persatu.
Berjalan-jalan dengan travel agen adalah liburan yang nyaman. Semuanya telah diatur oleh sang agen. Mulai dari bangun pagi, sarapan, kendaraan menuju tempat wisata, tiket masuk pertunjukan dan museum, makan siang, makan malam, tempat belanja, sampai ke hotel berikutnya di malam harinya. Kadang kala di tempat tertentu hanya bisa dimasuki bila anda mengikuti sebuah tour dari travel agen ini. Anda pun dijamin tidak akan melewatkan segala objek wisata yang sudah dipilih sesuai dengan paket liburan pilihan anda. Anda pun bisa mendapat teman-teman baru yang mengikuti paket liburan yang sama dengan anda. Tetapi dibalik itu ada juga kekurangan dari sistem liburan ini. Semua diatur berdasarkan kepentingan kolektif. Jadi anda tidak bisa meminta lebih lama di suatu tempat yang anda suka, atau cepat-cepat pergi di tempat yang membosankan, karena keinginan para anggota yang berbeda-beda dan semuanya harus bisa diakomodasi oleh pelaksana tour ini. Anda pun harus menyiapkan uang lebih untuk memberi tip misalnya, disamping sudah membayar biaya tour. Tetapi bila dibilang mahal sebenarnya tidak benar juga. Untuk mendapatkan fasilitas yang sama dengan Tour tanpa mengikuti paket perjalanan dari Travel agen biasanya akan lebih mahal. Hal ini karena Travel agen memperoleh keringanan biaya karena membawa banyak orang.
Alternatif dari mengikuti Tour dari Travel agen adalah merencanakan semua libuaran anda sendiri alias Backpacking. Tidak seperti Tour yang dibicarakan diatas, Backpacker harus menyiapkan semuanya sendiri, mulai dari merencanakan waktu, membeli tiket, mencari informasi tentang tempat yang dituju, memesan tempat penginapan, mencari makan, dan sebagainya. Semuanya memang lebih repot, tetapi kerepotan ini membawa keuntungan tersendiri dari Backpacking ini. Pertama anda akan lebih tahu tentang tempat yang dituju, sehingga sudah mengerti kurang lebih apa yang akan dilihat, dan bila menganggap sesuatu tidak menarik anda dengan bebas bisa memilih untuk tidak mengunjunginya dan menuju langsung ke tempat-tempat yang anda sukai. Kedua anda memperoleh kebebasan yang sangat besar dalam memilih makanan. Selama saya melakukan perjalanan saya sering memperoleh makanan-makanan yang enak dan khas daerah yang dituju yang ditemukan di kios-kios kecil atau kios di pinggir jalan yang tidak mungkin akan didapatkan bila anda mengikuti Tour. Kefleksibelan waktu pun menjadi keuntungan sendiri bagi Backpacker. Kadang waktu liburan ada bisa disesuaikan dengan waktu off seasson (waktu dimana tidak banyak wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut), dimana biasanya hotel dan tiket perjalanan bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah, dan suasana tempat wisata tersebut tidak terlalu ramai (sangat berguna bila anda mencari tempat wisata untuk mendapatkan ketenangan). Bagi saya yang menyenangi dunia Fotografi, perjalanan dengan cara Backpacking ini pun memberikan keleluasaan lebih untuk saya melakukan hobi saya ini. Dapat terbayang dalam benak saya akan sangat menyebalkan sekali bila sedang asik-asiknya memotret dan belum puas sudah dipanggil pemandu Tour untuk meninggalkan tempat tersebut. Selain itu dengan Backpacking saya bisa pergi ke tempat-tempat yang masih jarang dikunjungi wisatawan lainnya dan mendapatkan suasana yang lebih asri dan alami. Dan yang terakhir Backpacking ini memberikan kepuasan tersendiri, karena semua dilakukan sendiri dengan kerja keras dan usaha sendiri untuk mewujudkan liburan impian kita sendiri.
Tetapi ada beberapa kelemahan juga dari sistem liburan Backpacking ini. Masalah pertama biasanya datang dari masalah komunikasi, yaitu bahasa. Bahasa Inggris adalah bahasa mutlak yang harus dikuasai bila ingin backpacking ke luar negri, tetapi di negara-negara yang penduduknya jarang menggunakan bahasa Inggris, komunikasi menjadi masalah tersendiri. Contohnya di Jerman atau Perancis masih banyak penduduk yang enggan memakai bahasa inggris untuk komunikasi, di daerah asia masih banyak juga penduduk yang sama sekali tidak mengerti bahasa asing. Masalah kedua adalah keamanan. Ada tempat-tempat tertentu yang sangat tidak aman dan tidak dianjurkan untuk bepergian sendirian, sehingga kehadiran seorang pemandu wisata adalah hal yang mutlak. Kesulitan lain yang mungkin dialami adalah masalah dokumen perjalanan seperti Visa dan lainnya. Untuk Tour di Travel agen biasanya hal ini sudah dicakup atau minimal dibantu penyelesaiannya secara kolektif oleh Travel agen tersebut. Tetapi para Backpacker harus menyelesaikan semuanya sendiri pula.
Setidaknya inilah nilai positif dan negatif dari Backpacking yang saya alami. Mudah-mudahan dapat berguna juga untuk anda dalam merencanakan perjalanan wisata anda selanjutnya.

26 July 2009

Rahasia Memasak

Saya senang memasak, dan kebetulan beberapa teman dan keluarga saya menyukai masakan saya. Untuk disebut sebagai koki sebetulnya saya masih jauh dari pantas. Walaupun saya punya cita-cita membuka sebuah restoran atau café suatu saat nanti. Tetapi walaupun demikian saya ingin memberikan tips-tips untuk memasak, terutama untuk yang sedang belajar memasak.
Sebenarnya pendidikan resmi yang saya peroleh untuk memasak hanya sewaktu SMP di pelajaran extra memasak (Kue) di kelas 3. Itupun gara-gara dikeluarkan dari elektro. Sewaktu itu saya sering dibantu ibu saya untuk cara-cara memasaknya. Setelah lulus SMP saya hanya kadang-kadang saja memasak. Kebanyakan puding berbahan dasar Agar-agar. Sewaktu kuliah saya sering memperhatikan teman ayah saya kalau kebetulan dia memasak di Kelenteng. Teman ayah saya ini anak dari seorang pengusaha restoran chinese food di Bandung. Beliau pun mempunyai restoran di Paskal Hypersquare Bandung. Dari teman ayah saya inilah saya belajar banyak lagi tentang memasak (Sayuran terutama chinese food). Pertama-tama saya belajar memasak Nasi goreng. Karena menurut beliau memasak nasi goreng ini merupakan dasar. Bila sudah bisa memasak nasi goreng secara benar maka memasak masakan lain bukanlah masalah besar. Saya pun sering mempraktekkan masak nasi goreng di rumah. Mulai dari gosong, keasinan, kurang bumbu, dan sebagainya. Tetapi saya tidak menyerah dan mengulangnya kembali. Sesudah itu saya mencoba berbagai variasi. Lalu saya pun sering bertanya kepada beliau tentang tentang cara memasak sayur ini dan itu. Dia memberi tahu resep dasarnya dan juga teknik yang benar. Dari situ saya jadi berlatih berfikir memasak menggunakan logika. Artinya memasak bukan hanya mengikuti resep tetapi berfikir, karena memasak itu adalah gabungan dari proses kimia dan fisika.
Teman saya pun kadang bertanya mengapa saya bisa memasak dengan enak. Saya sering menjawabnya karena saya membubuhkan sedikit cinta kedalam masakan tersebut. Artinya disini saya mencintai makanan dan memasak. Jadi memasak dengan mencintainya (bersungguh-sungguh) akan menghasilkan masakan yang enak. Yang kedua adalah mencintai makanan juga. Dalam artian menghargai makanan, orang Jepang mengenal istilah motainai, yang artinya dalam hal ini jangan sampai menyianyiakan makanan, jangan membuang-buang makanan.
Selain itu ada faktor-faktor yang mempengaruhi hasil masakan. Pertama bahan yang tepat dan cukup bermutu. Alat memasak yang benar. Cara memasak yang tepat. Waktu penyajian. Dan yang terakhir saya dapatkan dari pacar saya, dia mengkritik saya karena foto yang saya tampilkan dari masakan saya biasa saja. Ternyata penampilan makanan pun tidak boleh dilupakan. Penampilan masakan yang indah ternyata bisa mengundang selera makan, dan yang menyantap merasakan pula makanannya lebih enak.
Bila ditanya mana yang lebih mudah antara membuat kue dan memasak sayuran, jawabannya adalah jelas memasak sayuran. Kesalahan tersering adalah salah tekniknya dan salah dalam pembumbuan, tetapi kebanyakan masih bisa dinikmati dan masih bisa diperbaiki dengan sedikit modifikasi. Tetapi bila kesalahan tersebut terjadi dalam pembuatan kue, hasilnya pasti akan hancur dan tidak enak dimakan. Dan untuk memperbaikinya adalah hampir mustahil. Harus mengulang lagi dari awal.
Semoga tips-tips ini berguna bagi anda yang berniat memasak.

"Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi merupakan awal dan pelajaran yang sangat berharga. Kebangkitan dari suatu Kegagalan merupakan sebuah kesuksesan."

03 July 2009

Podcast

Beberapa hari yang lalu saya menyinggung tentang podcast yang didengarkan sewaktu di perjalanan dalam artikel iPhone, ilmu pengetahuan, dan pemanfaatan waktu. Hari ini saya ingin berbagi tips tentang podcast.

Apakah podcast itu?
Podcast merupakan publikasi yang bisa di download di internet baik siaran audio maupun visual, yang memungkinkan pengguna otomatis mendownload setiap publikasi baru dengan berlangganan seperti berlangganan majalah atau koran.

Apa saja yang bisa didapatkan di podcast?
Podcast berisikan berbagai macam informasi dan hiburan, mulai dari musik, komedi, berita, budaya, bahasa, sampai update ilmu pengetahuan terkini.

Berapa biaya berlangganan podcast?
hampir semua podcast dapat didownload secara gratis.

Bagaimana cara berlangganan podcast?
podcast membutuhkan program untuk bisa mendownload podcast ini. Yang paling mudah dan gratis adalah itunes. itunes dapat didownload secara gratis di website apple.com dan pilih sistem operasi yang sesuai dengan sistem operasi komputer anda (windows os atau mac os). Setelah download selesai, installlah itunes (tinggal mengikuti petunjuk penginstallan). Lalu jalankan program itunes dan pilih itunes store lalu pilih bagian podcast. Anda bisa memilih bidang apa yang anda minati, dan mencari podcast yang sesuai. Anda dapat juga mereviewnya terlebih dulu malahan. setelah itu anda tinggal klik subscribe atau berlanganan, maka setiap anda membuka itunes dalam komputer yang terhubung dengan internet maka update terbaru dari podcast anda akan didownload secara otomatis. Selain itu anda dapat mencari podcast yang anda inginkan dengan mengetik kata kunci di kolom search dibagian kanan atas itunes.

Apa saja yang saya dengarkan?
Saat ini saya berlangganan 13 podcast antara lain AHA's podcast (American Heart Association), Discovery channel video podcast, JAMA (Journal of American Medical Association) this week audio commentary, MicrobeWorld video, NEJM (New England Journal of Medicine) this week - audio summary, Peerview Cardiology podcast. Science update podcast - Daily edition, sendung mit der Maus, Sixty second tech, 60-second earth, 60-second science, 60-second psych, dan 60-second video. Dan yang menjadi favorite saya adalah program dari american scientist yaitu 60-second earth, 60-second science, dan 60-second psych, karena programnya hanya berdurasi kira-kira 1 menit sesuai dengan namanya, isinya up to date dan menarik, selain itu selalu ada episode baru setiap hari (hari kerja).

Selamat mencoba dan menikmati podcast.

"I hear and I foreget, I see and I remember, I do and I Understand"
Confusius